WIB Senin, 26 Oktober 2026
ID EN
Cara Kami Belajar

Belajar dengan melakukan, mengalami, dan merefleksikan.

Alam menjadi ruang belajar, pengalaman menjadi guru.

Pendekatan

Tiga cara kami mendampingi anak belajar

1

Action Learning — Belajar dengan Melakukan

Peserta didik belajar melalui praktik, proyek, eksperimen, eksplorasi, diskusi, dan kegiatan luar ruang. Mereka mencoba, mengamati hasil, memperbaiki cara, lalu merefleksikan pengalaman — sehingga teori terhubung dengan penerapan nyata.

2

Alam sebagai Sumber Ilmu

Berkebun, merawat tanaman, mengamati ekosistem, dan menjelajahi lingkungan menjadi cara mempelajari sains, matematika, sosial, seni, dan keterampilan hidup secara kontekstual.

3

Pengalaman Nyata, Lingkungan yang Mendukung

Pembelajaran tidak harus berpusat pada ruang kelas. Fokus utama kami adalah kualitas pendampingan, metode belajar, pengalaman, pembentukan karakter, dan perkembangan potensi anak.

Kurikulum

Empat Pilar Pendidikan

01

Pilar Akhlak

Membentuk pribadi yang baik

Menanamkan nilai-nilai keislaman, membiasakan perilaku terpuji, dan membangun kedisiplinan serta tanggung jawab.

02

Pilar Logika

Berpikir ilmiah dan solutif

Mengembangkan berpikir kritis, kreatif, dan sistematis melalui observasi, eksperimen, dan pemecahan masalah.

03

Pilar Leadership

Berani mengambil peran

Melatih kemandirian, komunikasi, kerja sama, dan kemampuan memimpin melalui pengalaman langsung.

04

Pilar Bisnis

Menciptakan nilai

Menumbuhkan kreativitas dan jiwa wirausaha lewat Market Day, proyek usaha, dan produksi karya.

Perjalanan Belajar Anak

Satu pengalaman, banyak pelajaran.

  1. Datang

  2. Mengeksplorasi

  3. Mencoba

  4. Mengalami

  5. Berpikir

  6. Bekerja Sama

  7. Memecahkan Masalah

  8. Berkarya

  9. Merefleksikan

  10. Bertumbuh

Menanam cabai

Dari memilih bibit, menyiapkan tanah, menanam, hingga merawat dan mengamati pertumbuhannya.

Ketika hujan turun

Anak mengamati perubahan lingkungan, mengajukan pertanyaan, dan berdiskusi tentang sebab-akibat.

Merawat makhluk hidup

Belajar bahwa tanaman dan hewan membutuhkan perhatian, konsistensi, dan kepedulian.

Lingkungan belajar

Ruang terbuka, kebun edukasi, saung belajar, dan area eksplorasi menjadi ruang bertanya, mencoba, dan menemukan.

Tanya via WhatsApp